Saturday, April 5, 2014

Hari Kedua PJTL FTIF 2014

  Pelatihan jurnalistik tingkat lanjut fakultas teknologi informasi pada hari kedua berlangsung seru dan membekas. Pada hari tersebut pada awal kegaitan pelatihan peserta telah mendapatkan nama untuk angkatan PJTL FTIf yang pertama nama tersebut ialah Premier, Premier diambil dari tema PJTL yaitu Cinema dimana Premier berarti yang pertama tayang atau bisa yang pertama. Setelah nama angkatan dibuat selanjutnya ditentukanlah jargon untuk angkatan, jargon tersebut ialah pertama dan utama.

   Masuk materi pertama ialah review tentang apa saja yang telah di dapat pada PJTD, materi berisikan dasar – dasar penulisan, fotografi, layout dan pengetahuan pers. Selanjutnya masuk materi kedua yaitu investigasi new, apa sih investigasi news ini, investigasi news merupakan penulisan yang berisikan berita seputar mengungkap skandal – skandal maupun suatu hal yang disembunyikan untuk tujuan agar masyarakat mengerti dan peduli akan hal tersebut. Dan setelah itu tidak lupa ada coffee break dan juga ice breaking tentang berkenalan dengan sesama fakultas teknologi informasi.



   Masuk materi ketiga yaitu dibawakan oleh alumni ITS yang sekarang berkerja menjadi seorang jurnalistik di Radar Surabaya. Beliau membawakan materi media dan marketing jurnalistik. Disana dijelaskan dengan detail bagaimana memanfaatkan sebuah majalah dan buletin sebagai pundi – pundi uang. Yaitu dengan cara menjual space iklan atau dikenal sebagai advertising.  Advertising merupakan hal yang penting sebagai salah satu pemasukan dalam sebuah media cetak.


  Sekarang materi keempat ialah materi yang mengasyikkan yaitu design, design yang diajarkan yaitu layouting dan typografi. Materi dilakukan dengan praktek juga sehingga ilmu yang didapat bisa langsung di aplikasikan. Merupakan ilmu yang berguna bagi seorang jurnalis sebagai kelebihan tersendiri jika mengusai design. Materi selanjutnya ialah Videography, dimana videography merupakan teknik jurnalistik yang baru dan lagi trend pada jaman sekarang. Banyak macam - macam teknik dalam pengambilan videography,tinggal dimana kita menyesuaikan dengan objek dan tema apa yang akan kita ambil. 

Friday, April 4, 2014

Kunjungan ke Radar Surabaya dan Serba - Serbi Jurnalistik


Tahukah anda apa itu Radar Surabaya, sebelumnya kita mengenal dahulu tentang salah satu Koran yang populer tersebut. Radar Surabaya, ya sesuai namanya Koran tersebut 90% berisikan berita tentang hal – hal yang terjadi di kota Pahlawan tersebut, baik berita dari ekonomi, kriminal hingga hiburan. Radar Surabaya merupakan Koran yang sudah berdiri sendiri dan mempunyai kantor di gedung Graha Pena Surabaya, Radar Surabaya merupakan ide dari Dahlan Iskan, pak Dahlan Iskan pun juga mendirikan radar – radar lainnya di pulau jawa hingga bali dengan total kurang lebih 22 radar. Sesuai keinginan beliau radar – radar tersebut memiliki kekuasaan otonom, dengan maksud agar dapat berkembang dan maju. Kebanyakan koran radar tersebut ikut masuk dalam satu buah koran Jawa Pos sehingga memiliki halaman sendiri.

Nah sekarang kita pelajari apa suka duka seorang jurnalistik dan juga apa saja proses yang dilakukan seorang jurnalistik. Jurnalistik bukan sebuah pekerjaan yang dimana isinya tentang menulis berita saja. Menjadi seorang jurnalistik harus mempunyai passion dan telaten dalam bidang tersebut, karena menjadi seorang jurnalistik bukan segampang yang ada di tv. Seorang jurnalistik setiap harinya ditutuntut akan deadline untuk membawakan 2 - 3 berita per hari, bukanlah hal yang mudah sekalipun bagi seorang jurnalistik sendiri.  Setelah berita itu didapat seorang jurnalistik harus melakukan editing baik menulis berita tersebut, menampilkan foto dan juga menjadikan berita tersebut menarik untuk dibaca.

Setiap setelah selesai menyelesaikan berita langkah selanjutnya ialah menyetor hasil tersebut kepada redaktur. Redaktur ialah orang yang bertanggung jawab atas berita yang dimuat di dalam Koran. Biasanya redaktur memegang masing – masing halamannya. Dan redaktur pun akan mengoreksi berita sang jurnalis sebelum di cetak. Ketika seorang jurnalis menuliskan 6 – 7 paragraf pada beritanya jangan heran ketika Koran telah dicetak maka hasil dari berita anda menjadi 3 – 4 paragraf saja. Karena masing – masing redaktur mempunyai standartnya masing – masing.



         Jika setelah menulis berita selesai bukan berarti tugas seorang jurnalis telah usai. Setelah setiap akhir pekerjaan seorang jurnalis pasti melaporkan kepada redaktur untuk menanyakan penugasaan yang diberikan, jikalau tidak ada pun seorang jurnalis harus hunting berita sendiri. Karena sepeti kita tahu Koran akan terbit setiap harinya dan tidak mungkin suatu koran tidak berisikan sebuah berita. Namun jikalau deadline benar – benar di depan mata dan seorang jurnalis tidak mendapatkan beritanya maka sang redaktur memiliki cara untuk mengisi ke kosongan pada sebuah halaman Koran. Cara tersebut biasa disebut dengan Stopper, cara Stopper ini merupakan cara dimana sang redaktur menggantikan halaman kosong tersebut dengan iklan berbaris, promosi, karikatur, kuis dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan untuk tetap mendongkrak  citra  Koran maupun redaktur sendiri.

Tuesday, January 14, 2014

Bagaimana Berpikir Kritis dan Analitis

Berpikir kritis adalah suatu aktifitas kognitif yang berkaitab dengan penggunaan nalar. Belajar untuk berpikir kritis berarti menggunakan proses-proses mental, seperti memperhatikan, mengkategorikan, seleksi, dan menilai/memutuskan.

          Kemampuan dalam berpikir kritis memberikan arahan yang tepat dalam berpikir dan bekerja, dan membantu dalam menentukan keterkaitan sesuatu dengan yang lainnya dengan lebih akurat. Oleh sebab itu kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam pemecahan masalah / pencarian solusi, dan pengelolaan proyek.
an analitis.

Setiap orang tentu tidak secara langsung dapat melakukan hal tersebut,namun jika dilatih terus menerus maka pola pikir pun akan terlatih dan terbiasa,berikut ini tahapan dan cara yang dapat dilakukan untuk melatih diri menjadi kritis dan analitis :




1. Memahami

Ini adalah tahap awal. Memahami dengan baik pengetahuan itu sendiri. 

2. Membandingkan untuk Mengidentifikasi perbedaan dan persamaan

Latihlah anak untuk membandingkan dua persoalan yang berbeda atau dua pengetahuan yang terkait. Bisa jadi yang pro dan kontra, yang kini dan sebelumnya, atau pengetahuan yang sejenis di kasus yang berbeda. 

Tujuan utama membandingkan adalah kemampuan mengidentifikasi perbedaan dan persamaan. 

3. Menarik kesimpulan (sintesis) 

Setelah membandingkan, maka mengajari anak untuk menarik kesimpulan. Dalam proses ini, bisa jadi nanti mengambil kelebihan dua-duanya atau mengkolaborasi dan memadukan persamaan dan perbedaan tersebut. 

4. Berpikir mandiri

Inilah tahap kreatif yang ingin dicapai. Buatlah contoh, ciptakan kondisi, dan latihlah anak untuk tidak takut mencoba hal baru yang belum pernah ada. 

Friday, December 27, 2013

Bad or Good Presentation


   Setiap orang pasti memiliki ciri khas tersendiri dalam melakukan presentasi, namun ada juga presentasi yang membosankan maupun menyenangkan. Bagaimana cara kita mengetahui bagaimana presentasi kita masuk antara kedua hal tersebut. Untuk melakukan presentasi yang baik dan menyenangkan sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya perlu pintar-pintar membaca situasi dan kondisi.


   Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah pahami materi yang akan anda sampaikan,hal ini merupakan dasar dari presentasi anda apakah baik atau buruknnya. Hal kedua ialah ketika melakukan presentasi tidak usah terlalu banyak bicara,gunakan dan manfaatkan alat tambahan pendukung dalam presentasi anda,karena jika terlalu banyak bicara maka audience akan merasakan bosan dan jenuh. Hal ketiga ialah bahan power point anda perhatikan dengan betul,kebanyakan orang lebih suka dengan power point yang sedikit tulisan dan banyak gambarnya,dan juga powerpoint yang susuai dengan tema yang anda bawakan. Hal keempat ialah lakukanlah ice breaking ketika dirasa para audience sudah mulai merasakan bosan dan kelelahan,hal ini sangat membantu untuk merebut kembali perhatian audience ke anda. Hal kelima yaitu ajaklah komunikasi dua arah yaitu antara audience dengan anda,lakukanlah Tanya jawab maupun brainstorming dengan audience anda.


   Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan presentasi yang baik,ini hanyalah sedikit panduan untuk membantu anda dalam presentasi. 

Marketing Your Self ? Why not...

   

Ketika kita melakukan presentasi kita sebenarnya telah melakukan pemasaran terhadap diri kita sendiri. Namun banyak orang diantara kita yang gagal menggunakan kesempatan tersebut dikarenakan beberapa factor. Faktor yang pertama ialah demam panggung,memang semua orang hebatpun memiliki yang namanya demam panggung, namun setiap orang memiliki cara berbeda menyikapi demam panggung tersebut,ada yang mengalahkannya dan ada juga yang dikalahkannya. Gejala - gejala demam panggung ada 2 yaitu fisiologis dan psikologis, gejala fisiologis contohnya, berkeringat,perut mual-mual,gemetar kaki, dll. Gejala psikologis contohnya, hilangnya konsentrasi,rasa was-was/ tidak tenang.


   Ketika kita melakukan presentasi hal-hal yang perlu diperhatikan ialah tidak usah banyak omong dalam presentasi,pahami betul materi yang akan kita sampaikan, gunakan peralatan tambahan, gunakanlah ice breaking ditengah-tengah acara, ajak komunikasi dengan audience. Hal – hal tersebut sangatlah diperlukan dan sangat berguna ketika kita melalukan presentasi. Gunakan lah kesempatan presentasi dalam memasarkan diri anda di depan umum.

How to Find Creativity

   Setiap orang pasti mempunyai ke kreatifitasan, tapi banyak orang menganggap bahwa dirinya tidak kreatif. Mengapa demikian? Karena orang yang berpikir demikian tidak mencoba untuk menggunakan pikirannya terlebih dahulu,mereka cenderung menyerah sebelum mencoba ke kreatifitasan dirinya. Padahal jika mereka mau mencoba dan berpikir keras ke kreatifan pastilah ada. Dan juga mungkin saja penyebab dari orang tidak kreatif ialah mereka tidak mengetahui apa saja hal-hal yang dapat membantu ke kreatifan itu muncul.

   Berikut ini akan saya berikan metode yang sudah terkenal untuk membantu kreatifan muncul, metode ini bernama SCAMPER ( Subtitusi, Combination, Adaptasi, Magnify, Put to the other use, Elimination, Rerange ). Akan saya jelaskan satu – persatu dari yang pertama dahulu.


·        Subtitusi, maksud dari subtitusi ialah menggantikan kegunaan suatu barang dengan barang lainnya,contohnya menggunakan Ipad sebagai ganti dari buku catatan ketika presentasi.

·        Combination, maksud dari kombinasi ialah menggabungkan kegunaan dari 2 barang atau lebih agar mendapatkan fungsi baru. Contohnya kombinasi dari modem yang bisa sebagai sambungan internet maupun menyimpan data melalui memory.

·        Adaptasi, maksud dari adaptasi ialah menjadikan suatu barang menjadi cocok/sesuai dengan fungsinya yang diambil dari barang lain. Contohnya ialah baju selam yang fungsinya diadaptasi dari kulit lumba-lumba agar memperkecil gesekan dengan air.

·        Magnify/memperbesar, maksud dari magnify ialah memperbesar suatu hal atau benda yang bertujuan untuk dapat digunakan. Contohnya ialah memperbesar lensa dari kacamata menjadi teleskop agar dapat melihat benda yang jauh lebih jauh jaraknya.

·        Put to the other use, maksud dari put to the other use ialah menggunakan suatu barang agar bisa menjadi barang lain. Contohnya ialah pisau multiguna yang bisa melakukan banyak pekerjaan sekaligus.

·        Elimination, maksud dari elimination ialah menggantikan fungsi hal atau barang lain dengan hal atau barang baru lainnya. Contohnya ialah menggantikan ban mobil standartd dengan ban mobil offroad yang lebih cocok dengan medan yang perbukitan misalnya.

·        Rerannge, maksud dari re range ialah memperbesar atau memperkecil jarak dari suatu hal atau benda. Contohnya ialah ukuran mobil yang ada kecil dan ada yang besar sesuai kebutuhan pemiliknya.


   Sesungguhnya cara untuk menemukan kreatifitas bukanlah hal-hal yang saya sebutkan tadi saja,namun banyak hal yang juga bisa menentukan kreatifitas kita semua, namun ingat niat lah yang paling utama dalam mencari kreatifitasan.


Wednesday, November 6, 2013

Islam dan Teknologi

Ilmu dan teknologi adalah hal yang penting untuk membangun orang-orang yang beradab. Dengan ilmu yang dimiliki, Allah akan mengangkat derajat seorang muslim. Ilmu dan iman adalah ibarat saudara kembar, tidak bisa dipisahkan sehingga dimanapun dilakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka iman harus senantiasa mengikuti.


Maka seorang muslim pun harus mengikuti perkembangan teknologi dengan dilandasi dengan keimanan sehingga arah pemanfaatan teknologi pun akan berjalan dengan baik. Teknologi-teknologi pada jaman sekarang adalah pengembangan dari masa dulu yang sumbernya kebanyakan berasal dari Al-Quran. Para cendikiawan muslim pun pada jaman dahulu pun sangat banyak dan ilmunya sangat bermanfaat bagi kehidupan. 


Hal ini dibuktikan dengan banyak terjadi perubahan besar berupa pencapaian luar biasa di bidang sains dan teknologi sejak kedatangan Islam. Islam telah mendorong minat tradisi keilmuan di kalangan kaum muslim. Mereka menyerap ilmu pengetahuan dari beragam sumber. Dalam hadits Rasulullah SAW juga sangat mendorong penguasaan ilmu pengetahuan sampai ke negeri China.

Islam mengajarkan kesederhanaan namun bukan berarti kita sebagai muslim tertinggal dalam kemajuan teknologi terkini. Sebaiknya kita sebagai muslim dituntut untuk mengembangkan dan menciptakan teknologi yang berguna dan tidak merugikan pihak manapun.



Monday, November 4, 2013

Minta Naik tapi Tidak Tahu Apa...



Akhir-akhir oktober  hingga awal November ini  berita tentang demo buruh yang  meminta kenaikan gaji kepada pemerintah semakin marak. Para buruh meminta kenaikan sebesar 3,7j uta hal ini menyebabkan sebagian orang bertanya-tanya apa saja pertimbangan rincian atas kenaikan sebesar itu. Dan ironisnya kebanyakan para buruh tidak tau menahu hal itu,mereka hanya ikut meramaikan dan asal-asalan demo saja supaya menakuti pemerintah.

Hal ini tentu saja mendapat pro kontra dari berbagai pihak,apakah gaji sebesar itu layak diterima oleh para buruh,sedangkan ketika demo saja banyak dari para buruh yang menaiki motor sport puluhan juta,apakah masih kurang sejahtera kehidupan mereka? Itupun tergantung kepada masing-masing,tidak semua buruh demikian,namun jika menuntut gaji sebesar itu harus jelas rincian dan alasannya.

Jikalau hal ini terjadi maka perusahaan-perusahaan pun akan malah banyak mem PHK para pekerjanya dan bahkan sampai bisa bangkrut gara-gara untuk menggaji para buruhnya. Apakah para buruh tidak memikirkan dampak negatifnya hal tersebut? Hal ini membuat kita sebagai warga seharusnya patuh terhadap ketentuan pemerintah yang jauh lebih mengerti tentang hal tersebut. Kita juga boleh memprotes kebijakan namun dengan syarat mengerti dan tidak asal-asalan dalam memprotesnya.

Ingin Membaca = Ingin Kesuksesan

Apakah kita pernah merasa bahwa membaca itu membosankan? Sebagian orang pasti menjawab iya. Mengapa demikian,karena sebagian orang  khususnya pada jaman sekarang telah terbiasa dengan suatu  hal yang bergerak,contohnya tayangan pada tv dan film-film yang banyak mengandung hal mengasyikan,hal ini lebih dinilai lebih menyenangkan dari pada membaca yang begitu melelahkan dan membosankan.

Namun tahukah anda bahwa membaca adalah salah satu cara untuk kita mempelajari hal-hal baru di dunia ini,membaca sangatlah menyenangkan bila kita tahu manfaat dibaliknya yang sangat luar biasa. Lalu bagaimana caranya agar kita tertarik untuk mambaca?

Cara pertama adalah tentu saja niat,berniatlah sungguh-sunguh sebelum memulai membaca karena tanpa itu kita tidak mempunyai landasan kuat untuk menyenangi membaca. Kedua,anggaplah membaca itu sebagai sebuah keperluan bukannya tuntutan,misal saja kita akan ulangan maka anda harus sudah sadar bahwa kita perlu membaca buku untuk belajar,bukannya menganggap membaca itu tuntutan sehingga menjadikan kita setengah hati malas-malasan dalam membaca nantinya. Ketiga, jika kita cepat lelah dalam membaca maka kita perlu strategi,yaitu jangan membaca secara terus-menerus tanpa henti,lakukanlah selingan suatu hal ketika kita sudah mulai lelah ,ketika sudah melakukan hal itu kita sudah bisa melanjutkan membaca lagi tanpa lelah dan lebih semangat lagi.

Pesan terakhir untuk agar kita tidak malas membaca/belajar. “Bila kamu tak tahan akan lelahnya belajar,maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan”  -Imam Syafi’i


Friday, October 4, 2013

Ahli yang Sebenarnya

    Seseorang yang disebut sebagai ahli apakah hanya melakukan satu aksi atau hal itu saja? Tentu saja tidak,seorang dikatakan ahli ketika orang tersebut telah memiliki aspek terampil melakukan,memiliki pengetahuan dan bersikap professional. Contohnya saja bagaimana seorang pesulap dapat melakukan trik-trik yang berbahaya namun tetap berhasil, seperti yang dijelaskan sebelumya,mereka tidak hanya memiliki satu kemampuan saja,namun harus meliputi tiga aspek tadi.

  Pesulap tersebut telah berkali-kali mencoba dan gagal dalam percobaannya dalam suatu trik,namun karena ia selalu belajar dari kegagalan sebelumnya maka ia telah mencapai aspek pertama yaitu terampil melakukan. Sedangkan bermain sulap tidak mungkin hanya bermodal nekat saja,namun juga pengetahuan tentang trik-trik sulap dan cara memainkannya,maka ia pun telah memiliki aspek kedua yaitu memiliki pengetahuan. Seorang pesulap pasti tidak akan menyerah dan selalu mencari trik-trik sulap baru agar tidak monoton dan dapat menghibur penonton maka ia pun telah memiliki aspek ketiga yaitu bersikap professional.

    Namun tentu saja di balik perjalan menuju seorang ahli pasti melalui yang namanya hambatan dan sandungan,namun bukan berarti kita menyerah begitu saja,disetiap apapun yang kita lakukan pasti menemui hambatan,tapi itu tergantung kita apakah mau mengalahkannya atau dikalahkannya. Jika ingin mengalahkannya maka yang kita perlu lakukan ialah tekun dalam menghadapi rintangan tersebut dan mencoba menjadikan rintangan tersebut sebagai hal yang kita cintai. Namun jikalau kita menggangap rintangan sebagai momok yang besar dan menakutkan itu justru membuat kita tidak bisa mengaIahkannya. Ingatlah,Lakukanlah apapun dengan cinta dan ketekunan maka hasil yang baik akan anda mengikuti!.


Tuesday, September 24, 2013

Mimpinya? Aksinya?

Semua orang pasti mempunyai mimpi  dan cita-citanya sendiri,ingin menjadi apa kelak,ingin menduduki jabatan apa nanti,ingin seperti apa ketika sudah dewasa esok. Semuanya pasti ingin mewujudkan cita-cita yang terbaik untuk dirinya kelak. Namun apakah cita-cita itu akan dikejar dan direalisasikan atau hanya angan-angan di kepala semata agar orang-orang memandang kita? Tentu saja cita-cita itu akan kita kejar dan raih sebaik mungkin.

Rancanglah tahapan menuju cita-cita anda mulai dari tahap pendek -pendek saja,karena jika langsung menuju tahap panjang dan anda mengalami hambatan dan berhenti di tengah jalan nanti maka andapun kebingungan untuk melangkah ke arah mana. dan jugajangan lupa melakukan tahapan yang telah anda rancang secara maksimal. tetapi ingatlah bahwa di jalan pasti banyak hambtatan dan rintangan yang menghalanginya dan akhirnya tidak semua orang dapat mewujudkan mimpi dan cita-citanya,

            Kita tidak dilarang memiliki mimpi dan cita-cita setinggi mungkin,semakin tinggi malah semakin bagus. Karena itulah kita akan terpacu untuk berusaha meraihnya dengan kerja keras. Namun, disaat kerja keras dan usaha maksimal ketika anda berusaha meraih cita-cita tetapi hasilnya kita tetap gagal meraihnya, ingatlah kita tetap terjatuh di tempat yang tinggi pula! dan itu bukanlah seseuatu yang perlu disesali dan ditangisi, Tuhan telah merencakan yang terbaik  untuk anda dan teruslah bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatnya pada kita.

Oleh karena itu teruslah memiliki mimpi dan cita-cita setinggi mungkin dan berusaha sekeras mungkin juga diiringi dengan memanjatkan doa  kepada yang kuasa untuk meminta bantuannya.  Sesungguhnya jika semua itu dilakukan makan tuhan akan memberikan kita yang terbaik dan pantas untuk kita.


Do It Or Regret



 Disaat kita dalam kondisi tertentu yang membutuhkan ide,gagasan bahkan tindakan tetapi kita tidak memberanikan diri dalam melakukannya meskipun hasrat itu sudah di puncak. Akan tetapi mengapa akhirnya kita hanya terdiam dan membiarkannya itu terjadi dan diakhiri dengan penyesalan?.

Itu semua hanya ketakutan yang ada  dipikiran kita semua,kita terlalu banyak memikirkan hal-hal yang kemungkinan akan terjadi jika kita melakukannya. Memang benar berpkirlah sebelum berbicara,namun jika kita terlalu banyak berpikir dan akhirnya kita memikirkan hal yang tidak ingin terjadi setelah itu,maka kita pun akan terlalu takut untuk melakukannya.          
            
            Kita lihat saja contohnya bagaimana para pahlawan dulu ketika melawan penjajah. Bayangkan jika mereka terlalu banyak memikir tentang kekalahan yang terjadi karena jika dipikir-pikir  bagaimana mungkin senjata bambu runcing menang melawan senjata laras panjang. Tapi mereka tidak terlalu memikirkan hal itu,mereka hanya memberanikan diri dan berusaha untuk melawan dan akhirnya menang. Dan apakah mereka sebelum berperang berpikir dulu? Tentu saja Ya,mereka memperduakan pikiran jelek itu dan lebih mementingkan tindakan terlebih dahulu.
            
           Oleh sebab itu buanglah ketakutan kita untuk melakukan sesuatu,janganlah terlalu banyak memikirkan hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi setelahnya. Tapi cobalah pikirkan hal-hal yang jauh lebih baik yang akan terjadi setelahnya. Tetapi tetap ingatlah yang terbaik ialah berpikir sebelum bertindak dan yakinlah tindakan yang akan anda lakukan adalah yang terbaik.


Wednesday, September 11, 2013

Be Grateful



Pernahkah kita berpikir bahwa tuhan itu maha adil? Tapi mengapa ada orang kaya dan orang miskin, kenapa kita berpikir dilahirkan dengan orang tua yang hanya begini saja tidak lebih baik daripada orang lain? Itu semua karena tuhan telah mengaturnya,bukan berarti tuhan tidak sayang dengan mahluknya. Karena itu semua mempunyai makna yang tersirat dibaliknya. Tuhan lebih mengerti tentang kebutuhan kita. Contohnya saja mengapa kita tidak diberikan rumah mewah,peralatan elektronik canggih dan mobil sport keluaran terbaru? Itu semua karena memang kita belum layak mendapatkan amanah dari tuhan untuk memegang tanggung jawab untuk memilikinya.

Bukan berarti memiliki barang mewah adalah enak,dibalik semua kemewahan itu pasti orang-orang yang memiliki tersebut juga memiliki kecemasan atas barangnya,entah itu lecet,rusak maupun hilang,sehingga kemana-mana selalu was-was. Dan bayangkan jika seseorang tidak memiliki barang mewah tersebut,maka dia akan lebih bisa tenang kemanapun. Jadi ingatlah untuk tetap bersyukur kepada tuhan,percayalah itu semua yang terbaik untuk kita.

Namun bukannya kita harus menyerahkan diri begitu saja agar tuhan yang mengaturnya. Kita juga harus berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan yang kita inginkan. ingatlah tuhan tidak akan merubah nasib kaumnya jika ia tidak mau merubahnya sendiri. Dan ingitlah untuk terus berdoa meminta bantuan dan pertolongan kepadaNya karena hanya dialah yang dapat membantu kita dalam keadaan apapun.