Friday, October 4, 2013

Ahli yang Sebenarnya

    Seseorang yang disebut sebagai ahli apakah hanya melakukan satu aksi atau hal itu saja? Tentu saja tidak,seorang dikatakan ahli ketika orang tersebut telah memiliki aspek terampil melakukan,memiliki pengetahuan dan bersikap professional. Contohnya saja bagaimana seorang pesulap dapat melakukan trik-trik yang berbahaya namun tetap berhasil, seperti yang dijelaskan sebelumya,mereka tidak hanya memiliki satu kemampuan saja,namun harus meliputi tiga aspek tadi.

  Pesulap tersebut telah berkali-kali mencoba dan gagal dalam percobaannya dalam suatu trik,namun karena ia selalu belajar dari kegagalan sebelumnya maka ia telah mencapai aspek pertama yaitu terampil melakukan. Sedangkan bermain sulap tidak mungkin hanya bermodal nekat saja,namun juga pengetahuan tentang trik-trik sulap dan cara memainkannya,maka ia pun telah memiliki aspek kedua yaitu memiliki pengetahuan. Seorang pesulap pasti tidak akan menyerah dan selalu mencari trik-trik sulap baru agar tidak monoton dan dapat menghibur penonton maka ia pun telah memiliki aspek ketiga yaitu bersikap professional.

    Namun tentu saja di balik perjalan menuju seorang ahli pasti melalui yang namanya hambatan dan sandungan,namun bukan berarti kita menyerah begitu saja,disetiap apapun yang kita lakukan pasti menemui hambatan,tapi itu tergantung kita apakah mau mengalahkannya atau dikalahkannya. Jika ingin mengalahkannya maka yang kita perlu lakukan ialah tekun dalam menghadapi rintangan tersebut dan mencoba menjadikan rintangan tersebut sebagai hal yang kita cintai. Namun jikalau kita menggangap rintangan sebagai momok yang besar dan menakutkan itu justru membuat kita tidak bisa mengaIahkannya. Ingatlah,Lakukanlah apapun dengan cinta dan ketekunan maka hasil yang baik akan anda mengikuti!.


5 comments: